Postingan

Menampilkan postingan dari 2023

Cerbung Palestina 2

Gambar
  Pelajaran Di Atas Lautan   Beberapa jam sebelum kapal berlabuh…. “Daratan… daratan…!”   Teriak seorang anak lelaki dengan riangnya, berlarian di sepanjang dek kapal dan   masuk ke dalam kabin yang berisi keluarga besarnya. Lalu dia berteriak memanggil kakak lelakinya. “Ehud, lihat… itu daratan. Kita hampir sampai….” “Jangan berteriak, Yitzhak! Nanti nenek bisa terkejut mendengar suaramu,” nasihat kakaknya. Namun, perempuan tua bermata tajam itu rupanya terlanjur terkejut dan membuka matanya. Kondisi perempuan tua itu begitu payah, karena kapal yang mereka tumpangi terombang-ambing begitu lama di lautan. Beberapa Negara menolak kedatangan mereka. Dengan pelan, nenek itu duduk, lalu memanggil seluruh keluarganya untuk merapat di sekelilingnya. “Apa yang akan Savta* sampaikan?” Tanya Yitzhak tidak sabar. Dia ingin segera keluar lagi melihat proses kapal berlabuh. “Sebentar lagi kita akan sampai di tanah yang dijanjikan. Eretz Israel. Di sana kita akan men...

Cerbung Palestina 1

Gambar
Source: https://www.expedia.com/pictures/middle-east/israel/haifa-port.d553248621558034722 1. Senja di Pelabuhan Haifa “Apakah kau mau ikut ke pelabuhan?” Tanya Taher. “Memangnya ada apa di sana?” “Hm, kau terlalu banyak berdiam di rumah, Sayang. Tidakkah kau dengar berita bahwa hari ini ada kapal yang akan merapat?” “Namanya juga pelabuhan, ya tentu saja banyak kapal merapat,” komentar Widad sambil melipat setumpuk pakaian di depannya. Suaminya pun tertawa, menyadari betapa dia tidak detil menjelaskan sesuatu. “Kapal yang akan berlabuh ini berisi para pengungsi Yahudi dari Eropa. Ratusan orang berada di atas kapal itu, konon katanya mereka ditolak untuk berlabuh di manapun.” “Jadi, mereka mau berlabuh di Haifa? Pilihan yang cerdas! Mungkin mereka tahu jika penduduk sini sangat pemurah dan melayani tamu dengan baik. Semoga saja mereka menjadi tamu yang tau diri, setelah diusir dari sana sini!” Ucap Widad ketus. “Sayang, kamu kenapa kok kasar sekali? Ingatlah, namamu Wid...

Serial Addun dan Addin: Brownies dan Lego

Gambar
  Brownies dan Lego Gambar dari https://indobrickville.com/everything-lego Dengan wajah masam, Addun langsung nyelonong masuk ke rumah kontrakan Addin. Wajahnya kusut seperti sedang menahan kekesalan. Melihatnya, Addin segera memberi minum lalu bertanya. “Ada apa, sih? Kok kayaknya lagi susah banget. Liburan masih panjang, lho!” “Bukan susah, Din. Lebih tepatnya aku kesal, emosi, marah, tapi gak berdaya.” “Hm… ada apa, sih?” “Gini nih, aku kan lagi komentar di salah satu postingan tentang muallaf. Aku cuma nulis ucapan selamat datang kepada saudara baru, dan selamat mendapatkan hidayah, gitu aja sih. Eh, ternyata ada yang menanggapi, sepertinya dia nonis.*  Katanya, ‘Apaan hidayah? Agama ribet banyak aturan’, begitu tulisnya. Aku kan kesel banget, tapi mau membalas gak berdaya. Malah ada sedikit bisikan dalam hati, Eh, bener juga, ya. Banyak sekali aturan dalam Islam”, kata Addun dengan jujur. “Istighfar dulu, Dun…!” “Astaghfirullah…! Iya, aku sadar ini godaan seta...

Memoar Pelatihan Menulis Bersama Para Perempuan Hebat Fatayat NU Bangkalan

Gambar
  Hari Minggu tanggal 9 Juli 2023, saya mengisi pelatihan menulis yang diadakan oleh Pimpinan Cabang Fatayat NU Bangkalan. Sedikit informasi, Fatayat NU adalah salah satu badan otonom Nahdlatul Ulama, sebagai wadah aktualisasi dan aktivitas bagi kalangan perempuan muda. Jadi, yang ada dalam benak saya, peserta pelatihan ini nantinya adalah para mahasiswi, pelajar, santriwati, ataupun ibu-ibu muda yang memang sudah memiliki kebiasaan menulis. Dari sekian banyak bahan pelatihan menulis, salah satu pengurus Fatayat memberikan usul via WA agar saya mengisi tentang esai. Maka saya pun menyusun materi yang akan saya sampaikan dalam pelatihan, yaitu sekilas tentang artikel dan esai. Saya hanya menyiapkan poin-poin penting saja, dan berharap nanti akan ada pengembangan pada saat pelatihan berlangsung. Hari H pun tiba. Fakhriyatun Nisa, salah satu panitia yang sudah saya kenal sejak lama, menghubungi saya agar menunda kedatangan ke lokasi hingga 1 jam dari jadwal semula, kare...