Cerpen Islami Inspiratif
Kaos Kaki di Meja Makan By: Fera Andriani Djakfar “Jadi, gitu ya teman-teman. Selama seminggu aja, kok.” Lulu mengakhiri pembicaraannya. Dia minta izin teman-teman sekontrakannya untuk mengajak ponakan kecilnya tinggal bersama mereka selama kurang lebih seminggu karena ditinggal orang tuanya pergi umroh. “Ya ampyuun, Lulu. Kirain ada apa, gitu loh. Kalo Cuma ngajak ponakan ke kontrakan kita mah gak rempong …! Jangankan seminggu, setahun pun gak masalah. Anak kecil ini,” komentar Rida si anak gaul. “Iya, tapi kalian gak tau anak macam apa si Cici itu….” Ujar Lulu dengan nada pasrah. “Andai Mamahku gak ikutan bareng umroh sama Kak Halim sekeluarga, mendingan si Cici kutitipkan Mamah. Tapi nih semuanya pergi umroh rombongan. Kak Halim, Mbak Nilam istrinya, mertuanya, dan Mamah. Cuma aku aja yang gak diajak.” “Yach, belum taqdirmu aja, Lu. Ibadah umroh sama haji itu kan urusan taqdir,” Ujar Nella dengan bijak. Diantara empat orang di rumah kontrakan itu, Nella yang paling d...