Senin, 07 Februari 2011

Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences)


Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences) dan Stimulasinya

Menurut Howard Gardner, seorang psikolog dari Universitas Harvard, dalam bukunya Frames of Minds, 1983 anak-anak memiliki tipe kecerdasan yang berbeda-beda. Maka hendaknya orang tua tidak menghakimi si anak dengan julukan "bodoh" atau semacamnya hanya karena dia tidak pandai berhitung, misalnya. Akan tetapi hendaknya orang tua banyak membaca dan mempelajari teori tentang parenting agar dapat menggali dan menstimulasi kecerdasan anaknya dari berbagai sisi lain.
  1. kecerdasan verbal linguistik
berkaitan dengan kemampuan menggunakan kata-kata dan memanfaatkan bahasa untuk mengekspresikan pengertian yang kompleks secara efektif. Kemampuan ini meliputi kemampuan mengeja, penguasaan kosa kata, tata bahasa, yang akan terekspresi lewat kemahiran mendengarkan, berbicara, menulis, dan membaca.
Stimulasinya: mengajak anak membaca bersama, memperhatikan dengan sungguh setiap pertanyaan anak sehingga anak terlatih untuk belajar mendengar, menyediakan buku cerita atau buku untuk menulis, mendorong anak untuk menceritakan pengalamannya, mengajak bermain scrabble bersama.
  1. kecerdasan logika matematika
merupakan ketrampilan mengolah angka, berhitung, mengerjakan operasi matematika yang kompleks, logika, pemecahan masalah, dan penalaran.
Stimulasinya: mengajak anak bermain kartu, catur, mengajak anak untuk melakukan eksperimen kecil, memperkenalkan sistem berhitung, memperkenalkan teknologi untuk berhitung.
  1. kecerdasan visual-spasial
merupaka kemampuan memvisualisasikan gambar, mencipta bentuk dua atau tiga dimensi, membuat kode-kode informasi yang berkaitan dengan ruang.
Stimulasinya: mengajak anak untuk menggambar, mewarnai, mengajak anak mengatur dekorasi ruangan, mengajak bermain puzzle, lego, menyediakan bermacam alat gambar, melatih membuat peta atau denah.
  1. kecerdasan kinestetik-jasmani
kemampuan mengkoordinasikan tubuh dan pikiran sehingga menghasilkan gerak yang sempurna, meliputi kemampuan koordinasi motorik, kemampuan menggunakan ketrampilan fisik.
Stimulasinya: mengajak anak melakukan olah raga, mengajak anak aktif menggerakkan badan, menari,  bermain drama, melatih anak menggunakan kemampuan jari tangan untuk membuat ketrampilan.
  1. kecerdasan musik
kecerdasan yang berhubungan dengan sensitifitas individu terhadap nada, melodi, ritme.
Stimulasinya: memperkenalkan lagu pada anak,  mendorong anak untuk menyanyi, bermain musik, mengajak anak ke konser atau pagelaran musik
  1. kecerdasan interpersonal
kemampuan memahami dan berinteraksi secara efektif dengan orang lain, kemampuan berempati, dan kemampuan memenej orang lain.
Stimulasinya: mengajak anak bermain bersama keluarga, mendorong anak bergaul dengan teman sebaya, melatih anak untuk merancang kegiatan bersama, melatih anak memberikan opini
  1. kecerdasan intrapribadi
kemampuan individu untuk memahami dirinya sendiri, menggunakan kemampuannya untuk mengembangkan diri.
Stimulasinya: menyediakan waktu khusus bagi anak untuk sendirian, mendorong anak menceritakan perasaannya, melatih anak untuk membuat catatan pribadi, memotivasi anak belajar mandiri, mendorong anak merancang target.
  1. kecerdasan naturalis
kecerdasan yang berkaitan dengan kemampuan mengenali dan memahami alam sekitar.
Stimulasinya: mengajak anak menikmati alam, mengajak anak berpetualang di alam, memperkenalkan berbagai flora dan fauna, tanda-tanda alam, memperkenalkan rasi bintang dan memanfaatkannya.


Dikutip dari buku WARNA-WARNI  KECERDASAN ANAK DAN PENDAMPINGANNYA, Tim Pustaka Familia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar